Kirim Ulasan FilmIngin Ulasanmu Terbit di Sini?

Ulasan Film “Chef” (2014): Petualangan Sang Koki untuk Bangkit dari Bully-an di Internet

Review Film Chef (2014)
Kover Film Chef (2014)

“Kenapa aku tak boleh berada di dapur?” tanya sang anak.

“Karena panas, berisik, dan sering terlontar kata-kata kasar,” jawab ayahya.

“Terus kenapa? Aku sering mendengar kata kasar setiap waktu,” sanggah anaknya.

“Di mana?” tanya sang ayah penasaran

Online,” jawab sang anak enteng.

  • Kisah Utama: Petualangan seorang koki yang harus bangkit setelah karirnya habis karena di-bully di internet
  • Rating Sinemaniak: 3,7 (Film yang Direkomendasikan)

Informasi Umum Film Chef

Judul: Chef

Tahun: 2014

Tanggal Rilis: 9 Mei 2014

Genre: Komedi Drama

Negara: United States

Bahasa: English, Spanish

Durasi: 114 menit

Tagline: Starting from scratch never tasted so good.

Sutradara: Jon Favreau

Produser:  Jon Favreau dan Sergei Bespalov

Penulis: Jon Favreau

Bintang: Jon Favreau, Sofía Vergara, John Leguizamo

Rumah Produksi:

  • Aldamisa Entertainment
  • Kilburn Media

Rating: 7.3/10 (IMDb) 6.8/10 (Rottentomatoes)

 

Informasi lainnya

Distributor:

  • Big Bang Media (2014) (Hungary) (theatrical)
  • Energía Entusiasta (2014) (Argentina) (theatrical)
  • Golden Village Pictures (2014) (Singapore) (theatrical)
  • Koch Media (2015) (Germany) (theatrical)
  • MVP Entertainment (2014) (Singapore) (theatrical)

Lokasi Syuting:

  • Austin, Texas, USA (Guero’s Taco Bar and Franklin’s BBQ)
  • French Quarter, New Orleans, Louisiana, USA
  • Miami, Florida, USA (Versailles Restaurant and Fontainebleau Hotel)
  • Rose Ave, Venice, California, USA
  • Venice, Los Angeles, California, USA (Food Truck haven for foodies, The Brigg pub)
  • Los Angeles, California, USA
  • Hatfield’s, Los Angeles, California, USA
  • Hancock Park, Los Angeles, California, USA
  • Los Angeles Center Studios – 450 S. Bixel Street, Downtown, Los Angeles, California, USA (studio)
  • Los Alamitos, California, USA (Monte Collins Backhoe and Equipment)

Kutipan keren: I may not do everything great in my life, but I’m good at this. I manage to touch people’s lives with what I do and I want to share this with you.

Pendapatan: $46 million

Bujet: $11 million

Kostum: Laura Jean Shannon

Makeup:

  • Natasha Allegro                 …            hair stylist
  • Jeri Baker                 …            hair stylist: Ms. Johansson
  • Kate Biscoe                 …            makeup department head
  • George Black                 …            key makeup artist
  • Clare M. Corsick …            key hair stylist (as Clare Corsick)
  • Dolores Hernández …            makeup artist: Miami (as Dolores Hernandez)
  • Marie Larkin                 …            hair department head
  • Mike Mekash                 …            tattoo designer (as Michael Mekash)
  • Teresa Morgan …            additional hair stylist: Miami
  • Davy Newkirk                 …            hairstylist: Mr. Downey Jr.
  • Valli O’Reilly                 …            additional makeup artist
  • Peggy Semtob                 …            hair stylist
  • Heba Thorisdottir …            makeup artist: Ms. Johansson
  • Lee Gren                 …            graphic designer specialty tattoos: Tinsley Studio

Setting: Bryan Venegas

Musik: Mathieu Schreyer dan Lyle Workman

Sinematografi: Kramer Morgenthau

Editing: Robert Leighton

Bagaimana nasibnya jika seorang ahli masak yang gagap teknologi menghadapi hujatan di sosial media? Namun, anak kandungnya yang baru sepuluh tahun (yang juga mengenalkan internet kepadanya) justru menjadi penolongnya, bahkan membuatnya makin terkenal.

Kisah ini sebenarnya justru lebih banyak membahas soal masalah keluarga sang koki yang kurang harmonis berujung pada perceraian.  Namun, petualangan demi petualangan muncul akibat sebuah kritik makanan yang viral di dunia maya.

Kisah ini diawali oleh seorang koki yang sedang bersiap untuk menyambut kritikus makanan. Konflik dimulai saat pemilik restoran melarang sang koki untuk membuat menu baru. Menurut pemilik, makanan yang ada sungguh sangat enak dan jika sang koki membuat menu baru, pemilik justru takut jika pelanggannya bubar. Meski sempat marah karena wilayah kekuasaannya (dapur) diintervensi oleh pemodalnya, akhirnya sang koki menurut saja. Dia memasak menu biasanya.

Ketakutannya terjadi. Makanannya dikritik sangat pedas dan menjadi viral di internet. Sang koki yang sebelumnya tidak begitu akrab dengan sosial media mendadak terkenal karena berdebat dengan sang koki melalui Twitter. Tentu, yang membuatkan akun adalah anak kandung yang sudah diceritakan di awal ulasan ini.

Tiba suatu saat, sang koki menantang kritikus mencicipi menu yang sama sekali baru. Namun, lagi-lagi sang pemilik melarang. Koki memutuskan untuk mengundurkan diri dan yang dihidangkan lagi-lagi adalah menu biasanya. Namun, karena tak mampu menahan emosi, sang koki marah-marah dan memaki sang kritikus di depan pengunjung restoran. Seorang pelanggan kebetulan merekamnya, lalu mengunggahnya ke Youtube. Viral.

Viralnya video itu menjadi pertanda akhir kerjanya di restoran itu. Namun, berkat bantuan mantan suami mantan istrinya, dia berubah haluan dengan menjadi koki untuk truk makanan (food truck). Ditemani anak buah setianya (yang akhirnya keluar juga dari restoran) dia mengawali hidup baru penuh petualangan.

Liburan sekolah membuat anak sang koki bisa masuk dalam petualangan itu. Dengan memposting  apa yang dibuat dan dilakukan tim kecil itu, mereka menjadi terkenal di setiap kota yang ddisinggahi. Dan ending menarik terjadi secara baik dan logis.

Film ini tampaknya sederhana, namun aku punya penilaian lain. Film ini dibuat berdasarkan pengalaman yang bukan sekadar sok tahu soal dapur dan teknologi. Entah bagaimana, kedua hal tersebut bisa dikisahkan secara menarik. Konon, Jon Favreau yang menjadi sutradara sekaligus penulis juga bintang utama, melakukan riset dan konsultasi dengan para pelaku bisnis kuliner sebelum produksi filmnya. Mungkin film ini adalah proyek pribadi sang sutradara yang digarap sesuai idealismenya. Sutradara yang pernah sukses dengan film Iron Man itu sepertinya tidak masalah jika film keluarga yang ini tidak menghasilkan banyak uang. Semoga dia membuat film ini tulus untuk bekerja, bukan mencari uang. Persis seperti kutipan-kutipan dalam film ini.

Pemeran Film Chef:

  • Jon Favreau sebagai Chef Carl Casper
  • Sofía Vergara sebagai Inez
  • Emjay Anthony sebagai Percy
  • John Leguizamo sebagai Martin
  • Scarlett Johansson sebagai Molly
  • Oliver Platt sebagai Ramsey Michel
  • Bobby Cannavale sebagai Tony
  • Amy Sedaris sebagai Jen
  • Dustin Hoffman sebagai Riva
  • Robert Downey, Jr. sebagai Marvin
  • Russell Peters sebagai Miami cop
  • Jose Caridad Hernandez (“Perico”) sebagai Abuelito

Mungkin pengulas lupa jika film ini adalah sebuah komedi. Komedi yang cukup lincah dimainkan secara verbal oleh pada pemainnya. Mungkin tidak semuanya, hanya tim petualanglah yang membangun kelucuan itu. Sang koki dengan kenekatan, ketidaktahuan, dan semangatnya, lalu sang anak yang terkadang bersifat sangat dewasa, dan asisten koki yang secara liar mengimbangi segala candaan yang ada sehingga suasana bisa hidup. Banyak hal lucu yang diutarakan dalam film, jika kamu menonton dengan kawan-kawan, dijamin akan ada ledak tawa serempak yang muncul. Tak perlu sense of humor yang terlalu tinggi untuk bisa menikmati komedinya. Semuanya mengalir, tanpa adegan yang terasa dibuat-buat. Lagi-lagi, semuanya logis. Namun lucu!


Ada satu yang tadinya mengganggu: animasi. Animasi burung Twitter yang terbang sebagai penanda sebuah twit sedang diposting, pada awalnya sangat mengganggu. Seolah-olah film ini digarap untuk main-main. Namun, ketika sudah berjalan, ternyata ketakutan itu tidak terjadi. Tidak terlalu banyak namun cukup saja, tidak mengganggu. Film ini tetap saja bisa dianggap serius dalam hal penggarapan. Toh, penempatan animasi itu sangat tepat.

Di balik lucunya, film ini juga menyimpan catatan moral yang cukup rapi. Misalnya begini, ajakan untuk bekerja, bukan soal uang. Ini yang sudah banyak dilupakan orang, bahwa pekerjaan dan uang adalah hal yang berbeda. Adegan yang sangat kental mengenai ini adalah ketika orang tv menawari program pertunjukan realitas (reality show) kepada sang koki dengan janji bayaran yang besar, mengingat sang koki sedang kehilangan pekerjaan.

“Kau bilang butuh uang, bukan?”

“Sebuah pekerjaan, bukan uang. Pekerjaan. Pekerjaan seperti sebelumnya!”

Juga, mungkin perlu disampaikan di sini bahwa hal-hal menyentuh juga terjadi. Terutama, hal yang mengenai keluarga, lebih spesifik, mengenai komunikasi ayah dan anak dalam dunia modern. Bagaimana sang anak modern ingin belajar dari sang ayah, dan bagaimana seorang ayah menunjukkan kasih sayang dengan cara kuno yang mungkin dianggap salah. Namun, intinya justru mencari format terbaik untuk mencapai kesepakatan antara keduanya. Dalam perjalanannya, banyak hal yang menyentuh dari keduanya. Kasih sayang antara ayah dan anak.

Ditambah, sentuhan beberapa lagu keren dimuat dalam film ini. Bisa jadi dirujuk sebagai koleksi musik di gawaimu atau untuk membantu menghabiskan sisa data kuota malam di Youtube. Sinemaniak punya daftar lagu soundtracknya.

  • Brother John is Gone / Herc-Jolly-John

Ditulis oleh The Wild Magnolias

Dibawakan oleh The Wild Magnolias

Courtesy of Nonesuch Records

Aransemen oleh Warner Music Group Film & TV licensing

  • Tired of Being Alone

Ditulis oleh Al Green

Dibawakan oleh Al Green

Courtesy of Hi Records

Aransemen oleh Fat Possum / Wixen Music Publishing, Inc.

  • Get Down

Ditulis oleh Ron Brown

Dibawakan oleh Freedom Express

Courtesy of Now-Again Records

  • Rudy, A Message to You

Ditulis oleh Dandy Livingstone (as Robert Livingstone Thompson)

Dibawakan oleh Grant Phabao, Carlton Livingston and The Lone Ranger

Courtesy of Paris DJs

  • I Like It Like That

Ditulis oleh Tony Pabon and Manny Rodriguez

Dibawakan oleh Pete Rodriguez

Courtesy of Fania Records

  • Lucky Man

Ditulis oleh Courtney Morrison, Nicole Sharpe, John Holt, Tyrone Evans and Howard Barrett

Dibawakan oleh Courtney John

Courtesy of Fiwi Music Jamaica

  • R.E.A.M.

Ditulis oleh Dennis Coles, Robert F. Diggs, Gary E. Grice, Lamont Hawkins, Isaac Hayes, Jason Hunter, Russell T. Jones, David Porter, Clifford Smith and Corey Woods

Dibawakan oleh El Michels Affair

Courtesy of Fat Beats Records

Aransemen oleh Truth & Soul

  • Cavern

Ditulis oleh Scott Hartley, Richard McGuire, Salvatore Principato and Dennis Young

Dibawakan oleh Liquid Liquid

Courtesy of GR Entertainment & Mo’Wax Records under license from Universal Music Enterprises

  • Hung Over

Ditulis oleh Charles “Packy” Axton, Leroy Hodges, Mabon Hodges, Johnny Keys and Archie Mitchell

Dibawakan oleh The Martinis

Courtesy of Light In The Attic Records and the estate of Estelle Axton

  • Bang Bang

Ditulis oleh Joe Cuba & Jimmy Sabater

Dibawakan oleh Joe Cuba

Courtesy of Fania Records

  • La Quimbumba

Ditulis oleh Jose Caridad Hernández

Dibawakan oleh “Perico” Hernández

  • The Champ

Ditulis oleh Harry Palmer

Dibawakan oleh The Mohawks

Courtesy of Atlantic Recording Corp.

Aransemen oleh Warner Music Group Film & TV Licensing

  • The Hustler

Ditulis oleh Willie Colon

Dibawakan oleh Willie Colon

Courtesy of Fania Records

  • Tabaco y Ron (TM Juke & The Jack Baker Trio Rework)

Ditulis oleh Manuel Roche Dominguez

Dibawakan oleh Greenwood Rhythm Coalition (with Luz Mob)

Courtesy of Names You Can Trust

  • Que Se Sepa

Ditulis oleh Titti Sotto

Dibawakan oleh Roberto Roena y Su Apollo Sound

Courtesy of Fania Records

  • Acid

Ditulis oleh Ray Barretto

Dibawakan oleh Ray Barretto

Courtesy of Fania Records

  • Ali Baba

Ditulis oleh Louie Ramirez

Dibawakan oleh Louie Ramirez

Courtesy of Fania Records

  • Homenaje al Benny (Castellano Que Bueno Balia Usted)

Ditulis oleh Alexander Delgado, Yosdany Jocab and Fernando Otero

Dibawakan oleh Gente De Zona

Courtesy of Planet Records, a Trademark of Nuovi Media & Comunicazione srl

  • Mi Swing Es Tropical

Ditulis oleh Nicolas Desimone, Hector Alomar and Will Holland

Dibawakan oleh Quantic & Nickodemus feat. Tempo & The Candela Allstars

Courtesy of Wonderwheel Recordings

  • Bustin’ Loose

Ditulis oleh Charles L. Brown

Dibawakan oleh Rebirth Brass Band

Courtesy of Mardi Gras Records, Inc.

  • Sexual Healing

Ditulis oleh Odell Brown, David Ritz and Marvin Gaye

Dibawakan oleh Hot 8 Brass Band

Dibawakan juga oleh Jon Favreau and John Leguizamo (uncredited)

Courtesy of Tru Thoughts Records Ltd.

  • Travis County

Ditulis oleh Gary Clark Jr.

Dibawakan oleh Gary Clark Jr.

Courtesy Of Warner Bros. Records

  • When My Train Pulls In

Ditulis oleh Gary Clark Jr.

Dibawakan oleh Gary Clark Jr.

Courtesy Of Warner Bros. Records

  • Oh, Didn’t He Ramble

Dibawakan oleh Rebirth Brass Band

  • West Coast Poplock

Ditulis oleh Roger Troutman, Larry Troutman, Mikel Hooks and Ronnie Hudson

Dibawakan oleh Ronnie Hudson And The Street People

Courtesy of Geffen Records under license from Universal Music Enterprises

  • Oye Como Va

Ditulis oleh Tito Puente

Dibawakan oleh “Perico” Hernández.