Kirim Ulasan FilmIngin Ulasanmu Terbit di Sini?

Ulasan Film 13 Sins (2014): Game Penuh Dosa yang Menawarkan Hadiah Melimpah

Review Film 13 Sins (2014) Sinemaniak
Kover Film 13 Sins (2014)

 

Orang paling baik pun bisa menjadi iblis jika dia dikendalikan oleh uang – Sinemaniak.

You don’t play the game. It plays you. – Film 13 Sins.

 

  • Kisah Utama: Permainan penuh tantangan (yang kebanyakan menuju hal kriminal) dengan hadiah jutaan dollar
  • Rating Sinemaniak: 2.5/5.0

Di tengah segala lilitan utang, pemecatan tempat kerja, serta terdesak kebutuhan keluarga, Elliot Brindle (Mark Webber) pusing bukan kepalang. Lalu, invisible man menawari sebuah tantangan permainan aneh. Diawali dengan tantangan membunuh lalat dengan hadiah 1.000 USD, Elliot pun melakukan tantangannya.

Lalu, dia mendapat tantangan selanjutnya: memakan lalat yang sudah dibunuh, dengan hadiah berlipat ganda dari tantangan pertaman: 3.662 USD. Dia juga melakukan. Setelah itu, hadiah makin besar hingga berjuta-juta USD. Luar biasa besar. Namun, tantangan berikutnya sudah menyangkut hal-hal kriminal. Membuat anak kecil menangis, membakar gereja, memotong lengan seseorang, melecehkan mayat, hingga kejahatan yang paling serius: membunuh banyak orang. Itu pun masih belum cukup, masih ada tantangan hingga 13. Tantangan terakhir adalah yang terberat.

Dalam kondisi melakukan kriminal kecil hingga sedang (ancaman 10 tahun penjara), membuat Elliot merasa terjebak. Sebelumnya, dia tidak mengira bahwa tantangannya adalah hal-hal kriminal nan keji. Dia ingin mundur dari permainan. Namun, jika mundur, maka hadiah yang terakumulasi akan musnah alias lenyap. Dan, dia akan dipenjara akibat ulahnya. Sebaliknya, jika dia berhasil (mau) melakukan semua tantangan, maka dia akan mendapat hadiah besar ditambah bonus penghapusan segala masalah hukum yang menimpanya.

Elliot tak bisa berkutik. Dia ikuti permainannya, hingga akhirnya dia benar-benar menyerah, pada waktu dia harus membunuh orang-orang pada tantangan ke-12. Lebih parahnya, adik kandungnya yang memiliki keterbelakangan mental juga ikut dalam permainan ini. Dan lebih mengejutkan, ayahnya ternyata adalah alumnus permainan. Bagaimana tantangan ke-13-nya? Kamu bisa saksikan sendiri.

Data Film 13 Sins

Judul: 13 sins

Tahun: 2014

Tanggal Rilis: 7 March 2014

Genre: Horror | Thriller

Negara: USA

Bahasa: Inggris

Durasi: 93 menit

Tagline: You don’t play the game. It plays you.

Sutradara: Daniel Stamm

Bintang: Mark Webber, Devon Graye, Pruitt Taylor Vince, Ron Perlman

Penulis: David Birke dan Daniel Stamm

Rating: 5.8/10 (Rottentomatoes) 6.3/10 (IMDb)

Data Lainnya

Produser: Charles Auty, Charles M. Barsamian, Jason Blum, Thomas P. Clay, Bailey Conway, Amal ElWardi, Stuart Ford, Stephen Fuss, James GibbJason, Hewitt Brian, Kavanaugh-Jones, Carsten H.W. Lorenz, Sarah Micciche, Kiki Miyake, Philip Moross, Steven Squillante, Somsak Techaratanaprasert, Leslie Wise

Distributor:

  • Dimension Films (2014) (USA) (theatrical) (limited)
  • Distribution Company (2015) (Argentina) (theatrical)
  • Interfilm (2015) (Japan) (theatrical)
  • RADiUS-TWC (2014) (USA) (theatrical) (limited)
  • Westec Media Limited (2014) (Cambodia) (theatrical)

Lokasi Syuting:

  • New Orleans, Louisiana, USA
  • Mardi Gras World – 1380 Port of New Orleans Place, New Orleans, Louisiana, USA (Warehouse scene)

Kutipan keren:

“A brave arm makes a short sword long.”

Pendapatan: $803,011 (wikipedia)

Bujet/Penghasilan Kotor: $4,000,000 (IMDb)

Kostum: Marcy Rector

Makeup:

  • Hailey Authement …            key makeup artist
  • Elvis Jones                 …            special make effects designer: Autonomous FX South
  • Katelyn Tyree                 …            contact lens technician
  • Crystal Woodford …            hair stylist

Setting: Bradford Johnson

Musik: Michael Wandmacher

Sinematografi: Zoltan Honti

Editing: Shilpa Sahi

Rumah Produksi:

  • RADiUS-TWC (presents)
  • Dimension Films (presents)
  • IM Global (presents)
  • Automatik Entertainment (as Automatik)
  • Little Magic Films (in association with)
  • Sahamongkol Film International (in association with)

 

Soundtrak:

  • ENTRY OF THE GLADIATORS

Ditulis oleh Julius Fucík

Dibawakan oleh Robert Stolz and The Wiener Symphoniker (as Vienna Symphony Orchestra)

Courtesy of Gravelpit Music

Aransemen oleh Essential Media Group

  • NEUVO AMOR

Ditulis oleh German Baratto Callejas and Scott Gerow

Dibawakan oleh Los Dos

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • SHE’S THE BOSSA ME

Ditulis oleh Alan Brian Curtis

Dibawakan oleh Ben Evolence Band

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • FINAL RESOLUTION

Ditulis oleh Lorne Balfe

Dibawakan oleh Lorne Balfe

Courtesy of Resonant Music (1) Limited

Aransemen oleh Cutting Edge Music (Holdings) Limited

  • ROCK AND ROLL OVER YOU

Ditulis oleh Cary Beare

Dibawakan oleh Bon Johnson

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • CANON IN D

Ditulis oleh Johann Pachelbel

Arranged by Udi Harpaz

Dibawakan oleh Udi Harpaz

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • WEDDING QUARTET

Ditulis oleh Aaron Kaplan and Matthew McGaughey

Dibawakan oleh Serial Musique

Courtesy of Cutting Edge Music (Holdings) Limited

  • THE INTERNATIONAL

Dibawakan oleh Mark Webber

  • LIGHTS OUT

Ditulis oleh Chiquita Foster, Bradley K. Young, Dow Brain

Dibawakan oleh Pfeva

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • STAR-SPANGLED BANNER

Lirik oleh Francis Scott Key

Musik oleh John Stafford Smith

Dibawakan oleh Lance E. Nichols

  • TURKEY IN THE STRAW

Arranged by Andrew Oye

Dibawakan oleh Andrew Oye

Courtesy of Crucial Music Corporation

  • RISE (KYE KYE REMIX)

Ditulis oleh Josh Garrels

Dibawakan oleh Josh Garrels

Courtesy of Aperture Music

 

Web resmi: https://www.facebook.com/13sinsmovie http://www.interfilm.co.jp/13nosentaku/

 

Tak berlebihan jika kita menganggap film ini bertema konspirasi. Manusia yang tak terlihat bisa mengatur siapapun yang dikehendaki. Dengan kekuatan kapital yang tak terbatas, dia (atau mereka) bisa membeli apapun, termasuk hukum. Juga nyawa, entah apapun motifnya. Ini yang menjadi pertanyaan. Untuk apa mereka itu menciptakan permainan 13 dosa ini? Sebagai hobi, menyalurkan masalah kelainan jiwa, untuk ritual sekte sesat, atau jangan-jangan mereka bukanlah manusia?

 

Horror komedi? Sangat tidak sepakat.

Film remake.

Hadiah yang masuk ke rekening tiba-tiba bisa direbut. Bukankah bisa diambil lalu menghentikan permainan? Apa hukumannya jika melanggar aturan? Dibunuh?

Adegan pemotongan tangan sungguh sangat mengganggu. Jika dihilangkan saja (misal cukup diambil gambar ekspresi muka saja) mungkin malah berhasil. Untuk sebuah film pendebar (thriller), adegan memotong tangan dengan mesin elektrik adalah hal yang wajar. Namun, tolong seriuslah! Gerakan otot da tubuh seharusnya digambarkan secara logis, mempertimbangkan soal gerak refleks dan lain sebagainya. Film yang paling konspirasi sekalipun belum bisa bercerita bahwa orang bisa diatur refleksnya tanpa obat bius.

Dan pengulas tidak yakin bahwa pintu terkunci dengan ganjalan kursi pada adegan Elliot yang sedang dikejar-kejar polisi beberapa saat setelah menyanyikan lagu Internationale di pertemuan cukup banyak dihadiri orang.

Kennedy mati, kapal tenggelam, kereta api tabrakan. Tantangannya terasa jauh sekali berbeda. Kenapa? Namun jawabannya ada di akhir, ketika sang istri ditawari untuk melakukan tantangan kedua (memakan lalat) dengan hadiah 6.000 USD. Nilai ini hampir dua kali lipat dengan yang diikuti Elliot. Juga mungkin seperti itu, akan terus berkembang lalu terciptalah suatu siklus teror yang tetap mejadi konspirasi sepanjang masa. Itu yang mungkin bisa diduga.

Beberapa orang di planet ini bisa mengendalikan semuanya. Peran mereka seperti Tuhan.

Orisinalitas: Film ini mengadopsi ide sebuah film drama komedi Thailand berjudul 13 Beloved.

Award: sepi, hanya beberapa kali menjadi nominasi tapi tanpa tropi. Para kritikus pun tidak banyak yang memuji. Situs-situs penilai film juga peli nilai untuk film ini. Mungkin tidak ada yang menilai di atas 70 poin.

Award yang diraih Film 13 Sins: Tanpa Gelar

Fright Meter Awards 2014

Nominated
Fright Meter Award
Best Actor
Mark Webber

 

iHorror Awards 2015

Nominated
iHorror Award
Best Direct Release Film
Daniel Stamm

 

SXSW Film Festival 2014

Nominated
Audience Award
Midnighters
Daniel Stamm

 

Plot yang lurus membuat “semesta” film sangat mudah untuk dimengerti. Letupan-letupan ending di perempat akhir film juga bisa membuat film ini menarik di akhir.

Jika kita mempertanyakan sebuah film tentang konspirasi, tentu saja kita dianggap payah. Konspirasi tentu banyak lubang sana-sini. Tentu, kita tidak perlu mempertanyakan itu karena jika semua terjawab, tidak ada ruang untuk tetap menjadi “konspirasi”.

Dialog yang ada sebenarnya baik, bahkan laiknya film-film besar, beberapa dialog mampu membuat kita tersenyum. Banyak juga kutipan yang bisa dipamerkan ke teman tongkrongan. Sila bikin catatan jika menemuinya dalam film.

Pemeran dalam Film 13 Sins:

  • Mark Webber sebagai Elliot
  • Devon Graye sebagai Michael, Elliot’s challenged brother
  • Tom Bower sebagai Father, Elliot and Michael’s unnamed father.
  • Rutina Wesley sebagai Shelby, Elliot’s pregnant fiancée.
  • Ron Perlman sebagai Chilcoat
  • George Coe sebagai Game Voice
  • Pruitt Taylor Vince sebagai Vogler

Uang selalu menjadi standar perbuatan. Meski penulis tidak menyatakan bahwa film ini “nyata dan ilmiah”, tapi gambaran sangat ekstrem atas kekuasaan uang adalah seperti itu. Bukankah (masih ada) bupati yang terpilih dulu adalah seorang pembeli suara?

Film 13 Sins bukanlah film baru mengingat ini adalah film ‘remake’. Banyak sekali celah yang ada di sana. Sinemaniak dengan sangat menyesal menyebut film ini bukanlah film yang direkomendasikan. Poin yang didapat hanyalah setengah botol saja (2.5/5.0)